Latest Entries »

BANDUNG SEBAGAI KOTA ART DECO

Art Deco adalah gaya hias yang lahir setelah Perang Dunia I dan berakhir sebelum Perang Dunia II (tahun 1920 – 1930an) yang banyak diterapkan dalam berbagai bidang, misalnya eksterior, interior, mebel, patung, poster, pakaian, perhiasan dan lain-lain. Lahir setelah PD I karena pada PD I terjadi kerugian jiwa dan materi yang besar. Setelah perang berakhir, masyarakat sibuk menata kembali lingkungannya, membangun kembali tempat tinggalnya dan mereka memerlukan berbagai macam peralatan rumah tangga, perhiasan, pakaian, keramik dan lain-lain, hal ini memberikan kesempatan kepada para seniman untuk bereksperimen dan memberikan semangat kepada mereka untuk menghasilkan inovasi-inovasi baru. Barang-barang yang diperlukan masyarakat adalah yang modern dan fungsional.

Seniman Art Deco banyak bereksperimen dengan memakai teknik baru dan material baru, misalnya metal, kaca, bakelit serta plastik dan menggabungkannya dengan penemuan-penemuan baru saat itu, lampu misalnya, karya-karya mereka memakai warna-warna yang kuat serta bentuk-bentuk abstrak dan geometris misalnya bentuk tangga, segitiga dan lingkaran terbuka, tetapi mereka kadang masih menggunakan motif-motif tumbuhan dan figur, tetapi motif-motif tersebut cenderung mempunyai bentuk yang geometris. Komposisi elemen-elemennya mayoritas dalam format yang sederhana.

Ciri lain dari Art deco ini adalah bentuk manis, halus, rapih dan menonjol / mengkilap , kesan yang sangat khas dari Art Deco. Art Deco berkembang sebagai bentuk reaksi melawan gaya yang rumit , berliku-liku , dan plastisitas alam (dalam hal ini ditujukan kepada aliran Art Nouveau) . Art Nouveau (populer pada tahun 1894-1914) tidak lagi bisa bertahan lama karena hasil karya yang kurang fungsional, penuh dekorasi, dan harganya sangat mahal. Art Deco juga menjadi ikon dari kebangkitan Era Mesin (revolusi industri). Karakter dari aliran Art Deco ini adalah garis yang rapih, stabil, tajam, manis , mengkilap, dan hiperbola , hal ini dibuktikan dari beberapa penggunaan material yang sangat mengkilap seperti krom , batu perhiasan yang dipoles , dll.

Gaya seni Art Deco yang berkembang di jaman revolusi industri, memberi  dampak pada gaya arsitektur, dimana kesederhanaan lebih dijunjung tinggi serta fungsional (modern). Para seniman mencari pemecahan atas konflik yang timbul dengan menciptakan suatu gaya yang dapat merangkul selera semua lapisan masyarakat. Sekolah-sekolah seni dan pameran pameran seni adalah tempat yang dipakai oleh para seniman untuk bertukar pikiran dan menciptakan ide-ide baru. Pengenalan terhadap material baru seperti plastik, bakelit, kaca dan krom mengharuskan para seniman mencari cara dan gaya sehingga material tersebut dapat diolah dan diproduksi secara massal, tetapi tetap memiliki desain yang bagus. Desain-desain lama pada gaya seni terdahulu yang disukai dan terbilang mewah juga diaplikasikan pada seni Art Deco, seperti baja ,yang diperkenalkan pertama kali pada jaman Art Nouveau, merupakan salah satu bahan untuk mengekspresikan seni pada desain. Art Deco ini sangat besar pengaruhnya di Amerika Serikat terlihat dari arsitektur gedungnya pada tahun 1930an, salah satu ikonnya adalah gedung Chrysler.

Gambar 1 Chrysler

Masuknya gaya seni Art Deco di kota Bandung, yaitu saat Belanda masuk ke Indonesia pasca PD I, masa dimana Art Deco sedang berkembang, serta arsitekturnya yang mengaplikasikan gaya Art Deco. Otonomi pemerintahan kota tahun 1906 (revolusi industri) dan rencana pemerintah Hindia Belanda menjadikan kota Bandung sebagai ibu kota serta pusat komando militer. Untuk maksud tersebut pemerintah memindahkan Departemen Peperangan (Departement van Oorlog) dari Weltevreeden (Jakarta Pusat) ke Bandung dengan membangun Pusat Komando Militer yang oleh masyarakat Sunda disebut Gedong Sabau, karya VL Slors tahun 1913. Arsitektur modern kota Bandung banyak menampilkan perpaduan antara budaya Timur dan Barat yang oleh sejarawan disebut sebagai arsitektur Indo-Eropa. Perpaduan tersebut juga terlihat pada karya kelompok arsitek Hindia Belanda NIAK (Nederlands Indie Arsitectuur Krink), seperti Maclaine Pont, CP Wolff Schoemaker, FJL Gheijsels, dan sebagainya.

Karya arsitektur langgam Art Deco di Bandung terlihat tiga macam mainstream; yaitu yang penuh dengan inovasi seni dekoratif, antara lain Gereja Katedral St. Petrus (1922), Gereja Bethel (1925), Hotel Preanger (1929), Vila Isola (1932), dirancang oleh CP Wolff Schoemaker. Yang kedua, yaitu yang memanfaatkan dekorasi florel; jumlah bangunan seperti ini saat ini paling besar di Bandung. Yang ketiga yang mengutamakan fasade streamline, yaitu Hotel Homann (1931), Bank Pembangunan Daerah, Villa Tiga Warna dan Vila Dago Thee dirancang oleh A.F. Albers antara tahun 1931 s.d 1938.

Hotel Savoy Homann merupakan salah satu bangunan yang masih terlihat kesan Art Deco-nya. Ciri Art Deco yang khas pada Hotel Homann, yaitu geometri persegi panjang dan lengkungan disatukan, kemudian fasadenya sangat sederhana, terdiri dari 4 bidang yang sejajar dalam satu garis.

Bangunan lain yang ‘terkena’ dampak aliran gaya Art Deco adalah Vila Isola, atau yang sekarang berada di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI). Bangunan ini memiliki dominasi geometri lingkaran dari dasar sampai puncak bangunan, warna  yang monoton pada tampilan eksterior, serta kokoh.

Sumber-sumber terkait :

-          http://www.pikiran-rakyat.com/cetak/0304/23/0804.htm

-          http://arsitekturindis.wordpress.com/2006/04/16/arsitektur-bersejarah-dan-citra-kota-bandung/

-          http://nouveaugroup.wordpress.com/gaya-desain/

-          http://www.bandungheritage.org/index.php?option=com_content&task=view&id=33&Itemid=1

Bangunan Hemat Energi

Pendahuluan

Isu penipisan sumber daya energi di Indonesia (salah satunya adalah cadangan minyak nasional) bukan lagi menjadi sesuatu masalah yang baru. Akibat dari penipisan ini pastinya sangat merugikan negara, masyarakat, dan individu manusia dalam hal komponen kehidupan, seperti kenyamanan, kesehatan, aktivitas, ekonomi, dll. Salah satu sektor penting yang sangat berpengaruh terhadap penggunaan bahan bakar minyak adalah bangunan, umumnya mengonsumsi BBM dalam bentuk energi listrik sekitar 30-60 persen dari total konsumsi BBM di suatu negara.

Permasalahan lain yang utama juga adalah kondisi termal di berbagai tempat yang bervariasi, sehingga tercipta iklim dan cuaca yang berbeda pula. Hal ini memberi pengaruh terhadap kebutuhan masing-masing orang, seperti penghangat ruangan, pendingin ruangan, yang pada akhirnya merujuk pada penipisan sumber daya energi. Oleh sebab itu, hemat energi seharusnya sudah menjadi acuan yang diterapkan pada masing-masing bangunan saat ini.

Untuk kawasan tropis, penggunaan energi bahan bakar minyak (BBM) dan listrik umumnya lebih rendah dibandingkan dengan negara di kawasan sub- tropis yang dapat mencapai 60 persen dari total konsumsi energi. Hal ini disebabkan oleh kebutuhan pemanas ruang di sebagian besar bangunan saat musim dingin. Sementara di kawasan tropis, pendingin ruang (AC) hanya digunakan sejumlah kecil bangunan. Meskipun demikian, penghematan energi di sektor bangunan di wilayah tropis semacam Indonesia tetap akan memberikan kontribusi besar terhadap penurunan konsumsi energi secara nasional.

Bangunan merupakan penyaring faktor alamiah penyebab ketidaknyamanan, seperti hujan, terik matahari, angin kencang, dan udara panas tropis, agar tidak masuk ke dalam bangunan. Udara luar yang panas dimodifikasi bangunan dengan bantuan AC menjadi udara dingin. Dalam hal ini dibutuhkan energi listrik untuk menggerakkan mesin AC. Demikian juga halnya bagi penerangan malam hari atau ketika langit mendung, diperlukan energi listrik untuk lampu penerang.

Makalah ini lebih memaparkan persoalan termal dan panas di dalam bangunan yang berkaitan dengan kondisi termal di sekitarnya serta penyelesaian masalah untuk menghemat pemakaian energi. Kaitan termal dengan penghematan energi (kebanyakan energi listrik) itu sendiri adalah kebutuhan manusia akan kondisi yang aman, nyaman, dan sehat yang sebagian besar dapat diperoleh lewat keadaan termal sekitar kita, mengonsumsi energi yang berbeda-beda besarnya.

Tinjauan teori

Hemat energi dalam arsitektur adalah meminimalkan penggunaan energi tanpa membatasi atau merubah fungsi bangunan, kenyamanan, maupun produktivitas penghuninya. Secara lebih luas hemat energi harus dimulai dari masing-masing cara pengoperasian bangunan. Penghematan energi melalui rancangan bangunan mengarah pada penghematan penggunaan listrik, baik bagi pendinginan udara, pemanas ruangan, penerangan buatan, maupun peralatan listrik lain. Dengan strategi perancangan tertentu, bangunan dapat dimodifikasi, sehingga iklim luar yang tidak nyaman menjadi iklim ruang yang nyaman tanpa banyak mengonsumsi energi. Kebutuhan energi per kapita dan nasional dapat ditekan jika secara nasional bangunan dirancang dengan konsep hemat energi.

Perancangan bangunan untuk memenuhi kebutuhan manusia dapat dilakukan dengan perancangan secara pasif, dan perancangan secara aktif. Perancangan secara pasif adalah perancangan bangunan yang memberikan kondisi aman, nyaman dan produktif bagi pengguna bangunan secara alami. Aplikasinya lebih ditekankan pada rancangan massa dan fasad bangunan (seperti orientasi, material bangunan, ventilasi, zoning, dll) agar optimal dalam penggunaan cahaya alami, memperoleh suhu nyaman dan mendapatkan pergerakan udara yang baik.

Perancangan aktif adalah perancangan bangunan yang memberikan kondisi aman, nyaman dan produktif bagi pengguna bangunan secara mekanik, seperti penggunaan AC (air conditioner), pemanas ruangan, ventilasi mekanis, dll. Untuk mencapai kenyamanan dan produktifitas pengguna bangunan harus menggunakan energi yang tidak dapat diperbaharui, seperti energi listrik, energi fosil, minyak bumi, dan batu bara. Perancangan secara aktif ini perlu diantisipasi dengan solusi yang hemat energi.

Penerapan dalam bangunan

Suhu menjadi satu hal yang sangat vital dalam kehidupan sehari-hari dan untuk mencapai sebuah kenyaman, kesehatan, keamanan, dan kemudahan dibutuhkan energi (dapat diperbarui dan tidak dapat deperbarui). Energi yang dipakai berbeda-beda kuantitasnya. Dengan isu yang ada sekarang ini soal krisis energi, maka sangat diharapkan pemakaian energi yang efektif dan efisien. Salah satu aplikasinya dapat diterapkan pada bangunan. Ada dua bagian penting sebagai penerapannya, yaitu perlakuan terhadap bangunan dan tindakan dari pengguna bangunan itu sendiri :

  1. Perlakuan terhadap bangunan

Untuk mencapai hasil kenyamanan, kesehatan, dan keamanan dengan penghematan energi, diperlukan treatment pada bangunan itu sendiri. Berikut adalah beberapa bagian rumah yang diberikan perlakuan (pasif dan aktif) untuk meminimalkan penggunaan energi.

-       Secara aktif

  • Menggunakan tenaga surya

Cahaya matahari menjadi salah satu sumber energi alternatif yang paling sering digunakan untuk mengurangi bahkan bisa mengganti pemakaian energi listrik. Seperti yang kita ketahui, energi listrik sangat dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari untuk penerangan, pendingin ruangan, pemanas ruangan, pemanas air, dan lain-lain. Dalam hal ini, dibutuhkan perangkat tambahan pada bangunan untuk mengubah energi cahaya menjadi energi listrik. Perangkat ini biasanya di pasang di atap atau dinding tergantung orientasi dari bangunan itu sendiri, apakah langsung ke arah sinar matahari, atau tertutup dengan pohon, dll. Hasil dari penyerapan energi surya tadi, dapat digunakan sebagai pemanas air, penerangan,, dan kebutuhan rumah tangga. Banyaknya energi yang bisa dipakai tergantung dari perangkatnya seberapa besar daya yang bisa diberikan.

  • Menggunakan kincir angin

Angin juga bisa dijadikan sebagai energi alternatif, hanya saja di Indonesia jarang diaplikasikan pada rumah tinggal, tetapi untuk bangunan tinggi sekitar 5 lantai atau lebih biasanya dipakai, karena semakin tinggi dari permukaan tanah, kecepatan angin juga lebih besar. Untuk rumah tinggal juga seharusnya mulai memakai perangkat ini.

Hal tersebut di atas adalah beberapa solusi untuk menghemat pemakaian energi pada perancangan bangunan secara aktif yang menggunakan AC, pemanas ruangan, ventilasi mekanis, dll.

-       Secara pasif

Metoda ini lebih ditekankan pada desain bangunannya, seperti penyesuaian fasad bangunan dengan orientasinya dan rancangan lansekapnya. Berikut ini adalah beberapa solusi untuk mendapatkan kondisi termal yang baik.

  • Pendingin tanpa AC

Dilakukan dengan cara membuat ventilasi alami, awning (tenda rumah), kaca pemantul cahaya, kisi-kisi, dll.

  • Penerangan indoor dan outdoor

Sedapat mungkin pada siang hari tidak memakai penerangan dari lampu. Untuk bagian ruangan yang tidak mendapat cahaya matahari, dapat menggunakan skylight (bukaan pada bagian atap).

  • Material bingkai jendela

Jendela yang efisien bukan hanya terletak pada jenis kacanya, tetapi juga bingkainya. Ada beberapa material bingkai jendela yang menambah efisiensi energi, seperti aluminum, fiberglass, vinyl (PVC), kayu, atau kombinasinya.

  • Insulasi termal

Insulasi termal adalah material yang berguna untuk mengurangi laju perpindahan panas, atau proses untuk mengurangi laju perpindahan panas. Panas bisa dipindahkan dengan cara konduksi, konveksi, dan radiasi atau ketika terjadi perubahan wujud. Aliran panas dapat dikendalikan dengan proses ini, tergantung pada sifat material yang dipergunakan. Insulasi dapat digunakan pada dinding, lantai, langit-langit atap, pusat pemanasan pada bangunan. Pada dinding, bagian yang berongga pada dinding diberi insulasi, begitu juga halnya untuk lantai. Tujuan dilakukan insulasi ini adalah mengurangi kehilangan panas dari luar bangunan serta menjaga aliran udara hangat agar tetap di dalam bangunan.

Salah satu teknik insulasi yang lainnya adalah double-glazing. Kaca pada jendela terdiri dari 2 lapisan kaca yang terpisah beberapa millimeter. Setelah dikunci tertutup, jarak antarkaca tadi berfungsi untuk menangkap udara dan udara tersebut menjadi insulasi pada kaca.

Kesimpulan

Kondisi termal dan panas merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi kebutuhan hidup kita sehari-hari untuk mencapai kenyamanan, kesehatan, dan keamanan. Seperti yang kita ketahui, kondisi termal dan panas di beberapa tempat berbeda-beda, sehingga tercipta iklim dan cuaca yang berbeda. Untuk memenuhi kebutuhan itu, dipakailah beberapa perangkat di dalam bangunan untuk mengatur kondisi di sekitar kita menjadi cocok dengan kita. Perangkat yang digunakan itu sebagian besar memakai sumber daya energi yang tidak dapat diperbarui. Oleh sebab itu, saat sekarang ini sangat dibutuhkan penerapan hemat energi. Hal itu dapat dimulai dari bangunan dimana kita tinggal dan beraktifitas. Mulai dari solusi secara aktif yaitu pemasangan solar-cell untuk mengubah energi cahaya menjadi listrik, kincir angin untuk mengubah angin menjadi energi listrik, sampai pada solusi pasif yang lebih menitikberatkan desain bangunan itu sendiri untuk memperoleh kondisi termal dan panas yang diinginkan.

Sumber :

-       http://www.energysavingtrust.org.uk/Generate-your-own-energy/Energy-Saving-Trust-field-trial-of-domestic-wind-turbines

-       http://www.energysavingtrust.org.uk/Generate-your-own-energy/Solar-water-heating

-       http://www.energysavingtrust.org.uk/Generate-your-own-energy/Solar-electricity

-       http://www.energysavingtrust.org.uk/Generate-your-own-energy/Wind-turbines

-       http://www.house-energy.com/

-       http://mhathwar.tripod.com/thesis/solar/solar_architecture.htm

-       http://www.house-energy.com/Windows/Vinyl-Aluminum.htm

-       http://www.cus.net/insulation/insulation.html

-       http://www.cus.net/insulation/subcats/ventilation-and-insulation.html

-       http://www.cus.net/insulation/subcats/cavitywallinsulation.html

-       http://www.cus.net/doubleglazing/doubleglazing.html

-       http://id.wikipedia.org/wiki/Insulasi_termal

-       Endangsih,ST, Tri, 2007, “Penerapan Hemat Energi Pada Kenyamanan Bangunan”.

Rasi Bintang Baru (Reminded)

Sekedar mengingatkan…Siapa tau ada yang belum tau seperti diri saya sendiri…he3

Seperti pemberitaan yang sudah-sudah zodiak kita berubah. Dari 12 zodiak yang melambangkan rasi bintang, kini ditambah zoniak baru lagi yaitu Ophiucus. Dan susunan zodiakpun berubah. Semula saya berbintang Leo, sekarang berbintang Cancer. Selanjutnya, Aquarius untuk kelahiran 16 Februari-11 Maret, Pisces (11 Maret-18 April), Aries (18 April-13 Mei), Taurus (13 Mei-22 Juni), Gemini (22 Juni-21 Juli), Cancer (21 Juli-10 Agustus), Leo (10 Agustus-16 September), Virgo (16 September-31 Oktober), Libra (31 Oktober-23 November), Scorpio (23 November-29 November), Ophiuchus (29 November-18 Desember), Sagitarius (18 Desember-21 Januari). Simbol pun berubah.

nah ini data otentik dari koran

Zodiak Anda Kemungkinan Berubah
zodiak bertambah jadi 13

ANDA percaya zodiak? Siap-siaplah berpindah bintang yang merujuk pada tanggal dan bulan kelahiran Anda.
Zodiak yang baru dimasukkan ini bernama Ophiuchus dan dipastikan menggeser bintang Anda.
Zodiak ini mempengaruhi Anda yang lahir antara 18 Desember hingga 21 Januari.
Artinya seluruh tanggal dalam 12 sistem zodiak ikut bergeser (lihat Zodiak Bertambah).
Dengan demikian, sifat dasar, peruntungan Anda dalam hal keuangan, kesehatan, dan cinta –tiga hal utama teropong zodiak– juga berubah. Itu kalau Anda memang percaya zodiak.

Ophiuchus
Sebenarnya bintang baru ini bukanlah sistem rasi bintang baru yang menjadi dasar perhitungan bintang.
Dalam astronomi, dikenal ada 88 rasi bintang yang berada di langit.
Ophiuchus adalah salah satu dari 88 rasi bintang, dan juga satu dari 48 rasi yang didaftar oleh astronom ternama dunia, Claudius Ptolemaeus (Ptolemy), yang hidup tahun 90 hingga tahun 168.
Perlu dibedakan antara astronomi dan astrologi. Astronomi adalah ilmu yang melibatkan pengamatan dan penjelasan kejadian yang terjadi di luar bumi dan atmosfernya.
Ilmu ini mempelajari asal-usul, evolusi, sifat fisik, dan kimiawi benda-benda yang bisa dilihat di langit (dan di luar Bumi), juga proses yang melibatkan mereka.
Sedangkan astrologi adalah ilmu yang menghubungkan antara gerakan benda-benda tatasurya (planet, bulan, matahari) dengan nasib manusia.
Astrologi menekankan pada pengaruh bintang terhadap karakter, ramalan akan hidup dari sisi percintaan, kesehatan, keuangan, dan hal-hal yang berkaitan dengan kehidupan manusia.
Ophiuchus juga sebenarnya masuk dalam zodiak modern Barat yang selama ini hanya memasang 12 zodiak yang dikenal.
Ophiuchus yang dalam bahasa Yunani berarti si Penangkap Ular ini menjadi satu-satunya yang tidak memiliki lambang astrologi.
Mengapa tahun ini tiba-tiba Ophiuchus dimasukkan dalam sistem penamaan zodiak?

Versi Ilmiah
Ceritanya bermula saat rasi bintang ditemukan kembali oleh astronom saat mendekati matahari Februari 2006 silam.
Menurut BBC, berdasarkan pengamatan astronom dunia, rasi bintang Ophiuchus sudah mendekati matahari dan memunculkan supernova spektakuler.
Jurnal ilmiah dunia, Nature, juga melaprokan bintang-bintang di rasi ini sangat terang dan tampak jelas di kosmos.
Sebegitu terangnya hingga Ophiuchus bisa dilihat dari bumi tanpa peralatan teleskop sekalipun.
Adalah astronom Denmark, Tycho Brahe, pada tahun 1572 yang pertama kali melihat kemunculan rasi itu.
Nah, rasi yang baru menampakkan dirinya lagi ini sebelumnya tidak dikenali dan hanya disebut sebagai New Star.
Namun, astronomi modern membuktikan, rasi yang dilihat oleh Brahe sama dengan rasi bintang yang dilihat astronom Februari 2006 lalu.
Astronom dari Harvard University, Jeno Sokoloski, menyatakan di masa dalam abad terakhir, ada beberapa ledakan supernova yang mengindikasikan adanya pergeseran rasi.
“Dimulai secara lambat dan hanya sekejap dalam dua hari, dan hal itu mengindikasikan kepada kami bahwa terjadi ledakan massif. Bahkan sebenarnya, hampir kolaps,” kata Sokoloski menjelaskan akibat ledakan itu.
Nah, ini pulalah yang mendasari para astrologi memasukkan Ophiuchus dalam sistem zodiak modern yang merujuk pada zodiak Barat.
Astrolog memastikan zodiak baru ini akan masuk dalam sistem penamaan bintang karena rasi bintang biasanya memakan waktu ratusan tahun untuk bergeser kembali.
Rasi bintang Ophiuchus pertama kali muncul di abad kedua. Ptolemy mendaftarkan sebagai bintang ke-29 dari 48 rasi bintang. Diperkirakan rasi ini akan muncul kembali dalam jangka waktu 1.700 tahun lagi.
Alasan Ophiuchus tidak dimasukkan dalam astrologi barat selama ratusan tahun karena hanya ada 12 rasi bintang yang selama ini mengikuti perputaran benda-benda langit dalam sistem tatasurya seperti bulan, planet, dan matahari.
Karena baru, para astrolog belum menemukan karakteristik serta peruntungan orang-orang yang lahir di zodiak Ophiuchus.

Tentang Zodiak
Zodiak sendiri berarti Lingkaran Hewan karena diambil dari bahasa Yunani Zoodiacos Cyclos yang artinya Lingkaran Hewan.
Namun, sebenarnya, dari 12 zodiak ada lima yang tidak dilambangkan dengan binatang, yakni Aquarius (Pembawa Air), Gemini (si Kembar), Virgo (Gadis), dan Libra (Timbangan), dan Sagitarius (Pemanah).
Untuk menentukan zodiak, dibuat semacam garis khayal yang disebut dengan lingkaran ekliptika di bola langit.
Jika diamati dari bumi, semua benda-benda tatasurya (planet, bulan dan matahari) beredar di langit mengelilingi lingkaran ekliptika. Keistimewaan dari ke-12 zodiak dibanding rasi bintang lainnya adalah semuanya berada di wilayah langit yang memotong lingkaran ekliptika.
Jadi dapat disimpulkan zodiak adalah semua rasi bintang yang berada di sepanjang lingkaran ekliptika.
Karena semua planet, matahari, dan bulan beredar di sepanjang lingkaran ekliptik, otomatis mereka semua juga beredar di antara zodiak.
Ramalan astrologi didasarkan pada kedudukan benda-benda tatasurya di dalam zodiak.
Seseorang akan menyandang tanda zodiaknya berdasarkan kedudukan matahari di dalam zodiak pada tanggal kelahirannya. Misalnya, orang yang lahir awal Desember akan berzodiak Sagitarius karena pada tanggal tersebut matahari berada di wilayah rasi bintang Sagitarius.
Kedudukan matahari dibedakan antara waktu tropikal dan waktu sideral yang menyebabkan terdapat dua macam zodiak, yaitu zodiak tropikal dan zodiak sideral.
Sebagian besar astrolog barat menggunakan zodiak tropikal yang juga populer di kalangan anak muda di Indonesia.

zodiak bertambah
* Capricornus: 21 Januari-16 Februari (26 hari)
Karakter umum: Pendiam, rajin, ambisius, materialis, gengsi tinggi, suka memerintah, suka memperalat orang lain
* Aquarius: 16 Februari-11 Maret (24 hari)
Karakter umum: Tenang, objektif, jenius, penuh ide, cepat mengerti
* Pisces: 11 Maret-18 April (38 hari)
Karakter umum: Sangat perasa (dari sisi manusiawi), penuh cinta, praktis, suka mengkhayal
* Aries: 18 April-13 Mei (25 hari)
Karakter umum: Agresif, enerjik, impulsif, pemimpin, tidak sabaran, egois, cepat emosi
* Taurus: 13 Mei-22 Jun (40 hari)
Karakter umum: Keras kepala, materialistis, pasif, ramah, sabar, praktis, setia, toleran
* Gemini: 22 Juni-21 Juli (29 hari)
Karakter umum: Lincah, pandai berbicara, tidak stabil, mudah berubah-ubah, mudah gugup, sangat peka
* Cancer: 21 Juli-10 Agustus (20 hari)
Karakter umum: Sentimentil, setia, penuh perhatian, sulit memaafkan, daya ingat kuat
* Leo: 10 Agustus-16 September (37 hari)
Karakter umum: suka memimpin, dermawan, penuh gaya, aristokratik, congkak, percaya diri tinggi
* Virgo: 16 September-31 Oktober (45 hari)
Karakter umum: Praktis, analistis, kritis, berkepala dingin, logis, rajin, sederhana
* Libra: 31 Oktober-23 November (23 hari)
Karakter umum: Penuh keraguan, bimbang, adil pandai bermuka dua, naluri kuat, mempesona
* Scorpio: 23 November-29 November (enam hari)
Karakter umum: Panjang akal, pendiam, pendendam, gigih, tekun
* OPHIUCHUS: 29 November-18 Desember (19 hari)
Karakter umum: Belum dikategorisasikan
* Sagitarius: 18 Desember-21 Januari (34 hari)
Karakter umum: Berjiwa petualang, pandai, suka kebebasan, mandiri, pandai berdiplomasi, berpandangan luas (hr)

Mungkin sifat2 kita dipengaruhi oleh zodiak kita…ya, karena kita juga lahir di alam yang terus beputar ini, tapi bukan berarti kita percaya sepenuhnya pada itu semua…kita tetap harus ingat, siapa yang menciptakan semua alam semesta ini?? kepada Dialah kita percaya…ya ga boy?! :D

Liburan

Liburan natal kemaren kagak pigi kemane-mane…untuk pertama kalinya natal tanpa keluarga, tahun baru tanpa keluarga, everything without fam…just my sister…

Natal seperti biasa pergi ke gereja, yang seminggu bisa 4 kali ke gereja…hehehe…Pgi ke BEC, BIP, yaaa yg standard2 lah..Transisi dari tanggal 31 Des ke tahun baru juga kuhabiskan sendiri di kamar kosan sambil maen-maen komputer, sms-in ucapan selamat tahun baru sama keluarga dan teman, dan berdoa sambil mendengarkan suara letusan kembang api..Wew..,ini baru pertama kalinya…dan ini benar-benar sebuah pengalaman…aku berharap pengalaman ini bakal berguna kelak di masa yang akan datang…

Alasan knapa aku ga balik kampung karena liburan, bukan apa-apa, tp karena aku jg pengen ngerasain suasana liburan sendiri…dan orang tua juga ga keberatan kalo aku ga pulang…bukan soal kangen kampung halaman ato kangen orang tua, tapi ada beberapa hal yang tidak mendukung aku pulang ke siantar…salah satunya adek yang sebentar lagi bakal intensive ke bandung…klo da plg, bru 2 bulan, adekku dtg…rasanya bru aja jumpa, uda jumpa lg….DAN, kalau adekk jg bsa masuk ke kmpus ganesha ini (Aminn!!), orang tua bakal kesini pastinya…ya, dsitu lah saatnya kmpl lagi dengan keluarga seperti di siantar..(my wish)..

I believe, HE would open that path! I believe that! Thanx God!

Tuliskan kata-katamu….

nih aku tulisin…k a t a – k a t a m u…untuk percobaan selama kurang lbh 1 mggu…hak.hak.hak.(ktawa sndiri)

gni nih klo baru buat, ngepost sndiri ke tempat sendiri, ngasi comment ke tempat sendiri, dan sibuk ngetik-ngetik sendiri supaya kelihatan banyak blognya, PADAHAL ga tau apa-apa….

tp, ntar blajar2 di situ koq…hi.hi.hi

Coba lagi…

lama-lama enak juga ya ngetik2 gni…

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.